Universitas Jember Batasi Kegiatan Kampus, Antisipasi Masuknya Covic-19

Ilurasi: wisuda

JEMBER – Ancaman virus COVID-19 mulai berdampak ke Jember. Yang terbaru, kampus Universitas Jember mulai memberlakukan sistem pembatalan semua kegiatan yang bersinggungan atau mengumpulkan massa. Istilah lain yang sama dilakukan di sejumlah negara yakni separuh lockdown.

Hal ini terbukti dengan beredarnya surat yang ditandatangani Wakil Rektor 1 UNEJ Zulfikar jumat pagi (13/03/2020). Dalam surat tersebut disebutkan jika UNEJ membatalkan kegiatan wisuda periode 5 tahun akademik 2019/2020. Kegiatan yang rencananya dilakukan 28 maret 2020 itu ditunda sampai ada pemberitahuan lebih lanjut.

Meskipun demikian, para calon mantan mahasiswa yang seharusnya wisuda pada tanggal tersebut bisa mendapatkan haknya. Yakni akan tetap diberikan fotokopi ijazah legalisir untuk keperluan lebih lanjut bagi mahasiswa yang hendak melamar kerja setelah 28 maret 2020.

 

Bukan hanya wisuda saja yang dibatalkan, namun juga sejumlah kegiatan yang melibatkan banyak peserta untuk dibatalkan. Termasuk diantaranya seminar, workshop dan sebagainya. Dengan demikian, praktis yang berjalan hanya kegiatan akademik biasa. Dalam surat tersebut tidak disebutkan separuh lockdown berlaku sampai kapan.

 

Saat dikonfirmasi terpisah, Rohman Hidayat, Kasubag UNEJ kepada sejumlah media mengakui keabsahan surat tersebut. Sejumlah kegiatan di UNEJ yang mengumpulkannya banyak peserta atau orang untuk sementara dihentikan.

 

Reporter : Isriadi
Editor : Lukman

Post Author: Publisher