Dampak Covid-19, Angka Pekerja di PHK Meningkat Enam Juta Orang

 191 total views

Anggota Tim Pakar Ekonomi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Beta Yulianta Gitahari pada sesi diskusi di Media Center Gugus Tugas Nasional, Jakarta.

 

PAMORENEWS – JAKARTA – Pandemi Covid-19 mengakibatkan banyak sektor usaha harus gulung tikar dan ada pula yang harus merumahkan sebagian pekerjanya, terlebih ada juga perusahaan harus PHK karyawannya untuk menyelamatkan usahanya dari ancaman kebangkrutan.

 

Data BPS per 20 april 2020 menyebutkan, sekitar 2 juta pekerja terkena PHK, Persentase dari jumlah tersebut 62 persen di sektor formal dan 26 persen ada di sektor informal serta UMKM, namun angka tersebut meningkat 6 juta pekerja terkena PHK.

 

Baca juga: Sebanyak 734 WNI Terpapar Covid-19 Tersebar di 33 Negara

 

Hal ini disampaikan oleh anggota Tim Pakar Ekonomi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Beta Yulianta Gitahari pada sesi diskusi di Media Center Gugus Tugas Nasional, Jakarta, pada selasa (12/05/2020).

 

“Covid-19 ini sangat berpengaruh pada sendi kehidupan ekonomi dan masyarakat, situasi ini kurang menguntungkan khususnya mereka yang bekerja di berbagai sektor,” ujar Beta.

 

Dosen FEB Universitas Indonesia ini juga mengatakan bahwa kondisi sekarang ini merupakan tantangan yang sangat besar bagi setiap individu, sehingga membutuhkan upaya semua pihak untuk kembali pulih.

 

“Mereka yang kehilangan pekerjaan mempunyai pilihan, mereka akan tetap menganggur, atau bergeser ke sektor informal. Tapi apapun pilihannya mereka harus memenuhi kebutuhannya,” kata Beta.

 

Baca juga: Kasus Positif COVID-19 Jadi 14.265, Pasien Sembuh 2.881 Orang

 

Disisi lain, ia mengakui bahwa ada sektor usaha yang memiliki karyawan yang bekerja dari rumah dan tetap kembayar gaji, mereka yang bekerja pada tipe perusahaan yang tetap memberikan gaji tidak terlalu cemas, mereka memiliki income security.

 

“Namun tidak semua orang mempunyai keberuntungan yang sama, ada perusahaan yang merumahkan karyawannya bahkan mem-PHK, ada juga perusahaan yang terpaksa menutup usahanya,” pungkasnya.

 

 

Reporter : Tim liputan pamorenews.id
Editor : Isriadi

Post Author: Publisher