H. Karimullah Dahrujiadi: Gotong-royong dan Patuhi Anjuran Pemerintah Kunci Pemutus Matarantai Covid-19

 449 total views

Anggota DPRD Komisi 5 Provinsi Jawa Timur Fraksi Golkar dapil Jember – Lumajang H. Karimullah Dahrujiadi.

 

PAMORENEWS – JEMBER, – Pandemi Covid-19 menjadi perhatian seluruh elemen masyarakat, baik tokoh ataupun politisi, seperti halnya yang dilakukan Anggota DPRD Komisi V Provinsi Jawa Timur Fraksi Golkar dapil Jember – Lumajang H. Karimullah Dahrujiadi, dengan menyalurkan bantuan paket sembako kepada para kader Golkar, Pimpinan Kecamatan dan Desa partai Golkar di Kabupaten Jember (18/5/2020).

 

Kemudian Karimullah memaparkan sebanyak 1500 paket sembako dan 2 ribu masker telah didistribusikan pada masyarakat terdampak covid-19.

 

Baca juga: Bantuan APD Untuk Rumah Sakit Rujukan Covid-19

 

“Dalam situasi sekarang saatnya kita bergotong-royong membantu sesama, ini merupakan momentum kita dalam meningkatkan nilai ibadah dibulan yang penuh berkah ini,” ujarnya.

 

Politisi Partai Golongan Karya ini juga mengatakan bahwa dalam situasi saat ini perlu partisipasi dari seluruh elemen masyarakat dan pihak-pihak lainnya, sebab menurutnya Covid-19 juga merupakan ancaman bagi semua pihak tanpa terkecuali.

 

“Saat ini, kita harus memiliki ikatan batin dan kepekaan terhadap sesama. Harus saling jaga meski jaga jarak,” ujarnya.

 

Baca juga: Bagikan Nasi Bungkus, Puluhan Onthelis ini Datangi para Tukan Becak

 

Ia berharap, bantuan yang diberikannya dapat bermanfaat bagi Kader Golkar Kabupaten sampai Tingkat Desa yang terdampak covid-19 saat ini.

 

“Saya rasa penanganan wabah Covid-19 tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan sudah menjadi kewajiban kita semua, dan yang terpenting patuhi aturan pemerintah, jika masyarakat patuh saya yakin matarantai pandemi covid-19 ini dapat teratasi.” pungkasnya.

 

 

 

Reporter : Hidayat
Editor : Isriadi

Post Author: Publisher

2 thoughts on “H. Karimullah Dahrujiadi: Gotong-royong dan Patuhi Anjuran Pemerintah Kunci Pemutus Matarantai Covid-19

Komentar ditutup.